KETIKA SABAR DAN MAMAAFKAN BERBUAH SURGA
Sabar itu sulit,,
Sabar itu ilmu,,
Sabar itu belajarnya setiap hari, latihannya setiap hari, dan ujiannya sering mendadak,,
"fashobrun jamill" firman Allah,,
Sabar itu indah,,, sabar itu besar pahalanya,,
namun, bersikap sabar itu sulit,,
ketika kita harus memendam amarah, menenangkan hati,,
Rabu, 26 Oktober 2016
Senin, 08 Agustus 2016
COBAAN BUKAN HAMBATAN, NAMUN COBAAN ADALAH JEMBATAN
Dalam kehidupan ada kalanya kita jatuh dan bangkit ,,, dan terkadang ada kalanya kita jatuh , terpuruk dan akhirnya putus asa,, Mungkin kita bertanya - tanya " Bagaimana kita bisa melewati ujian yang berat ini,,? dan Apakah kita bisa melewatinya ? " maka kuncinya adalah keyakinan kita bahwa kita bisa melewatinya dengan kekuatan yang Allah berikan.
Rintangan selalu menghadang dalam kehidupan... bagi hamba Allah, rintangan dan cobaan adalah jembatan untuk mendekatkan diri pada Allah,, karna mungkin Allah memberikan cobaan sedemikian rupa karna Allah menguji hambanya dan mengingatkan hambanya untuk mengingat Allah,,, Namun, percayalah .... Bahwa Allah tidak akan menguji hambanya di luar kemampuannya,,,
So, tenang aja guys!!!!
jangan risau atau bingung ketika kita punya masalah karna Allah selalu bersama kita, dimanapun , kapanpun dan dalam kondisi apapun, ,
Allah adalah teman sejati kita yang tak akan pisah dengan kita dikala apapun , atau bagaimana pun keadaan kita ,,,
Mungkin kita merasa kita punya teman ataupun sahabat yang menyayangi kita, ,,
Namun, apakah teman kita selalu ada disaat kita kesusahan , sedih , dan berduka ?
apabila jawabannya tidak , maka itu bukanlah sahabat anda , tapi dia sekedar bunga ketika kita bahagiadan menjadi lara disaat kita berduka,,,
Jadi , dapat disimpulkan bahwa Allah lah teman sejati dalam dunia dan akhirat kita,,
bersikaplah tenang dalam keadaan apapun karna Allah slalu bersama kita dan melindungi kita apabila kita beriman dan bertaqwa kepadanya,,,
Jangan jadikan cobaan sebagai hambatan dalam kehidupan , namun jadikan dia sebagai jembatan kita untuk bertaqorrub kepada sang pencipta , dan sebagai behan introspeksi diri kita agar kedepannya kita bisa menjalani kehidupan ini dengan lebih baik.
Maka katakan lah pada masalah " WAHAI MASALAH, AKU PUNYA ALLAH YANG MAHA BESAR "
Rabu, 23 Maret 2016
Apa yang kita cari di dunia ini? Kebahagiaan? Ng ... pasti lah, hehe. Sok tau banget. Banyak yang mencari kebahagiaan dengan bermacam-macam cara. Ada pula yang nyari banyak uang biar bisa travelling ke mana aja, atau belanja apa aja yang ia suka. Ini nih tipikal orang yang menganggap uang adalah segalanya. Tul, nggak?
Saat baca buku “NO MORE GALAU!” dari bang rico @NasihatSuper, gue nemu kalimat ini;
“Salah satu fakta penting dalam sebuah kebahagiaan adalah KEBAHAGIAAN TIDAK PERLU DICARI karena kebahagiaan yang sesungguhnya hanya ada didalam hati.”
Ng ... kita pernah nyadar nggak, guys.. kalau sebenarnya diri kita sendiri yang menciptakan kebahagiaan? Menurut Bang Rico kebahagiaan yang sebenarnya kan dari hati, gue setuju banget. Kelihatannya sederhana, tapi belum tentu juga sih.
Masalah hati kan bisa berbolak-balik kapan aja, di mana aja. Tapi, saat hati kita tenang, tentram, walaupun nggak lagi dapet hadiah apa-apa berasa bahagia kan, ya? Iya, mungkin karena bahagia itu sederhana.
Lagi-lagi kita kembalikan ke pemilik hati, ALLAH. Bagi seorang muslim-muslimah, cara buat hati tenang gampang kok. Cukup dengan ‘taqwa’ ―melakukan semua perintah-Nya, dan menjauhi semua laranggan-Nya.
Tapi, kan.. semua perintah dan larangan-Nya banyak? Na ... makanya, kita bisa nggak tuh jadi orang yang bertaqwa? Pasti bisa dong, kalau berusaha sungguh-sungguh. Kalau gue masih belum bisa sih, masih harus nata iman yang suka rapuh dulu. Hehe. Nggak lucu.
Balik ngomongin hati. Setiap kita melakukan dosa / maksiat, hati kita pasti akan resah dan gelisah. Karena sebenarnya, hati nurani itu tau mana yang baik dan mana yang buruk. Jadi, ngerti kan kenapa hati adalah faktor utama dalam kebahagiaan?
Ada cara sederhana yang bisa buat hati kita tenang, yaitu dengan berdzikir ―mengingat― Allah. Seperti firman Allah:
الا بذكر الله تطمئن القلوب.
Artinya: ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenang. [ Q.S Ar-ra’d : 18 ]
Janji Allah itu nyata. Kebahagiaan nggak perlu dicari jauh-jauh kan? Keep smile, lah! No more galau! Heheh. Bye ~
Langganan:
Postingan (Atom)